Saturday, September 06, 2014

idoop hotel, mataram

hari ini sedikit kecewa dipenghujung penelitian di Lombok kali ini. sampai-sampai, saya merasa perlu untuk menulis e-mail ke pihak manajemen. berikut e-mail yang saya kirimkan dengan judul 'Masukan untuk idoop Mataram'.

---

Yth. Pihak Manajemen Prasanthi Hotel,
Sebelumnya saya perkenalkan diri, nama saya Yulia, yang menginap di idoop Hotel sejak tanggal 1 September 2014, dan checkout pagi ini tanggal 6 September 2014.

Semua penerimaan telah sangat baik dilakukan oleh idoop, mulai dari menerima reservasi saya sampai saya tiba di hotel dan mendapatkan kamar. Akomodasi dan complimentary items, seperti sarapan, yang disediakan juga sudah baik. Tetapi tadi pagi ketika check out ada hal yang sangat saya sesalkan sampai keluar dari staf Hotel idoop yang saya dengar sendiri karena saya berada dalam jarak lebih kurang satu meter ketika handy-talk/walkie talkie sebagai sarana komunikasi yang digunakan oleh staf Hotel, memperdengarkan komentar salah satu staf Hotel.

Staf Hotel di ujung saluran yang lain diminta memerika kelengkapan kamar yang telah saya tempati (409). Dari pembicaraan tersebut, terdengar kalau room attendee melaporkan bahwa 'satu handuk tidak ada'. Saya sampaikan ke resepsionis, bahwa untuk semalam, memang hanya satu handuk yang ada di kamar ketika saya sampai setelah pukul 10 malam, walaupun di malam-malam sebelumnya selalu tersedia dua. Kebetulan saya menginap sendiri, dengan fasilitas untuk dua orang. Staf Hotel yang di ujung lain diinformasikan kembali oleh resepsionis mengenai perihal tersebut dengan mengatakan (yang intinya), 'Ibu-nya mengatakan memang semalam hanya diberi satu, tidak seperti malam-malam sebelumnya yang diberi dua'. Respons dari ujung yang sebelah sana, cukup mengejutkan saya karena dengan nada meremehkan, staf Hotel berkata, 'Ah, ga mungkin!'. Tetapi memang resepsionis langsung bersikap lebih profesional dengan mengatakan 'tidak apa-apa, Ibu', karena mungkin staf Hotel melihat muka saya sudah terlihat tidak menerima kesimpulan tersebut. Saya katakan kepada resepsionis, 'Selama ini, seumur hidup saya, saya tidak pernah mengambil handuk hotel! Silakan diperiksa jika memang harus diperiksa!' Resepsionis kembali meyakinkan bahwa hal tersebut tidak perlu dilakukan.

Mohon, staf Hotel idoop segera melakukan koordinasi jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali. Sudah sering saya melakukan perjalanan dalam negeri dan luar negeri, dan tidak pernah saya merasa dipermalukan di penginapan mana pun seperti tadi. Walaupun kondisinya masih pagi, tidak ada seorang tamu pun yang ada di lobby, dan hanya satu resepsionis yang saya hadapi, tetap kejadian tersebut sangat tidak profesional!

Terima kasih, atas perhatiannya,

Yulia Indahri
Pusat Pengkajian, Pengolahan Data, dan Informasi
Sekretariat Jenderal DPR RI
Jl. Jend. Gatot Subroto
Jakarta 10270

No comments: